Perbedaan BPJS Kesehatan dan Asuransi Swasta

Belakangan ini, kenaikan tarif BPJS Kesehatan ramai dibicarakan. Kenapa iuran BPJS Kesehatan wajib dibayar? Lalu, apa perbedaan BPJS Kesehatan dengan asuransi kesehatan swasta?

BPJS kesehatan merupakan asuransi kesehatan yang diselenggarakan pemerintah untuk memastikan masyarakat dari semua kalangan memiliki perlindungan asuransi kesehatan, sehingga biaya perawatan dan pengobatan seluruh masyarakat bisa terjamin. Cek perbedaan BPJS dan asuransi swasta berikut untuk mengetahui apakah kebutuhan asuransi kesehatanmu sudah terpenuhi:

1. Persyaratan Nasabah

Untuk mengikuti BPJS, kita tidak perlu melakukan medical check-up seperti di asuransi kesehatan swasta. Selain itu, walaupun sudah terlihat jelas penyakit yang diderita sebelum bergabung, kita tetap bisa dicover oleh BPJS. Di asuransi kesehatan swasta, bisa juga ada pre-condition saat penerimaan nasabah, misalnya saat medical check up diketahui ada penyakit yang sudah diderita dari awal, sehingga tidak akan di-cover oleh asuransi tersebut.

2. Pelayanan

Asuransi kesehatan swasta menyediakan pilihan kelas pelayanan yang bervariasi, dari yang paling sederhana hingga paling mewah. Sementara itu, BPJS hanya menyediakan pilihan kelas pelayanan yang terbatas dan saat ini mencakup pelayanan yang relatif sederhana, yaitu kelas 1, kelas 2, dan kelas 3 tanpa menyediakan kelas VIP ke atas.

3. Besaran Risiko

Perusahaan asuransi swasta dapat menolak calon nasabah apabila risikonya terlalu besar, atau nasabah harus membayar premi yang lebih tinggi untuk risiko tertentu. Dengan BPJS kesehatan, seluruh warga negara difasilitasi dengan premi yang tetap untuk kelas pelayanan yang dipilih.

4. Limit Pertanggungan

Di asuransi swasta, ada variasi limit pertanggungan yang bisa dipilih sesuai kebutuhan. Di BPJS, setiap kelas pelayanan hanya memiliki limit tertentu, sehingga variasinya lebih terbatas daripada asuransi swasta.

5. Batas Usia

Asuransi swasta memiliki batasan usia minimum dan maksimum yang bisa ditanggung risikonya, sedangkan BPJS tidak memiliki batasan usia, dari sejak masih di dalam kandungan sampai tua bisa ditanggung.

6. Prosedur Claim

Asuransi swasta memiliki keunggulan dengan prosedur claim yang lebih cepat dan mengutamakan kenyamanan nasabah sedangkan BPJS lebih panjang prosedurnya untuk proses claim, contohnya harus melewati fasilitas kesehatan tingkat pertama (puskesmas / klinik dokter umum) sebelum mendapat perawatan dari dokter spesialis atau rumah sakit.

Kesimpulan Perbedaan BPJS dan Asuransi Swasta

Bisa dilihat kan, kalau perbedaan antara BPJS kesehatan dan asuransi swasta sebenarnya ada kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Bisa juga disimpulkan bahwa perbedaan BPJS dan asuransi swasta yang utama yaitu BPJS memiliki coverage risiko yang lebih baik dari asuransi kesehatan swasta, namun sangat terbatas di pelayanan dan nilai penggantiannya.

Bisa gak sih kalau kita udah punya BPJS terus mau tambahan asuransi swasta lainnya? Bisa banget dong! Contohnya, Ayu, 25 tahun, bekerja di perusahaan swasta sehingga sudah tercover BPJS dari kantornya untuk kelas 1. Lalu, ia memutuskan untuk mengambil asuransi kesehatan swasta untuk tambahan dengan premi sebesar Rp300.000 per bulannya. Gak masalah ambil asuransi kesehatan tambahan asal kita bisa mengatur budgetKarena gak semua rumah sakit mau menerima atau bisa tercover oleh BPJS, itulah kenapa terkadang kita juga butuh tambahan asuransi swasta.

Sebagai asuransi dasar, BPJS sangat penting diikuti semua lapisan masyarakat dengan biaya yang sewajarnya agar bisa meningkatkan pelayanan, karena konsep dari asuransi adalah membayar biaya claim dari fund pool yang terkumpul dari semua nasabah, yang apabila fund pool makin besar maka pelayanan bisa semakin baik. Walaupun sebagian orang lebih memilih pelayanan dari asuransi swasta, dengan tetap mengikuti BPJS, kita sebenarnya juga membantu orang lain yang hanya mampu mendapat perlindungan dari asuransi BPJS.