Mengatur penggunaan kartu kredit agar tidak terjerat utang? Bagaimana cara nya? Keberadaan kartu kredit memang mempermudah kita dalam menjalanankan aktivitas dan pengeluaran sehari-hari, dengan catatan kita mempergunakannya sebagai cara bayar. Namun ternyata, kartu kredit bisa menyebabkan masalah jika digunakan secara tidak bijaksana. Jangan heran kalau nggak sedikit dari teman atau kenalan kamu yang terjebak oleh utang kartu kredit. Padahal, hal-hal seperti ini bisa dihindari. Agar kamu nggak terjebak dalam utang kartu kredit, penggunaan kartu kredit harus dihindari untuk pembiayaan ini:

1. Membayar uang pendidikan “si kecil”
Sekarang ini banyak sekolah ataupun univeristas yang menawarkan fasilitas kemudahan membayar uang pendidikan melalui fasilitas yang disediakan oleh bank, salah satu nya dengan pengadaan mesin EDC sehingga Mamah-mamah bisa melakukan debit langsung untuk pembayaran uang sekolah anak. Namun bukan berarti kamu boleh membayar uang sekolah anak dengan kartu kredit.

Hal ini selain akan membuat kamu berutang lebih banyak, ada bunga yang tidak sedikit yang akan dibebankan. Ingat ya, bunga kartu kredit bisa mencapai 42% setahunnya. Jadi kalau kamu harus membayar 12 bulan untuk biaya pendidikan, dan kamu membayar uang sekolah dengan berutang, maka bukan mustahil kamu akan memiliki kesulitan untuk melunasinya akibat bunga besar yang mungkin ditanggung. Apalagi kalau ternyata kamu hanya mampu membayar tagihan minimalnya. Pelunasan uang sekolah setahun memang menarik, apalagi ada iming-iming diskon. Tapi sebaiknya perhitungkan dengan benar karena jangan-jangan biaya yang dibayarkan akan jauh lebih besar dari diskon yang diterima di muka.

2. Penggunaan Emergency Fund (Dana Darurat)
Kartu kredit bukanlah dana darurat, atau dana tambahan yang bisa kamu gunakan untuk keperluan mendesak atau darurat. Kartu kredit adalah kartu utang, jadi jangan pernah kamu gunakan untuk dana darurat. Sebaiknya kamu memiliki tabungan tersendiri yang memang diperuntukkan untuk keperluan dana darurat  dan bukan malah mempergunakan kartu kredit sebagai dana talangan atau dana darurat. Karena apabila kamu nantinya dihadapkan pada pembayaran sementara ternyata kamu nggak mampu, maka hal ini malah menjadi utang yang membelit yang sebenarnya bisa kamu hindari.

3. Keperluan Belanja Bulanan
Sebaiknya belanja bulanan juga tidak mempergunakan kartu kredit. Kamu akan menjadi kurang terkontrol apabila mempergunakan kartu kredit untuk pengeluaran bulanan, karena merasa bebas melihat limit dari kartu kredit yang diberikan.

Biasanya hal ini akan memicu terjadinya bocor halus, akibat benda-benda atau makanan cemilan yang sebenarnya tidak perlu dan tidak butuh, akhirnya terbeli akibat tidak adanya batasan atau limit biaya bulanan yang sudah kamu budgetkan. Dan yang lebih buruk lagi, apabila kamu lupa membayar tagihan belanja bulanan ini secara lunas, maka kamu akan dikenakan bunga yang tidak sedikit loh.

Biasakan memiliki budget atau pos-pos tertentu untuk pengeluaran bulanan dan belanja bulanan yang memang rutin biasa kamu lakukan. Kecuali memang kamu mempergunakan kartu kredit untuk cara bayar, yaitu dengan melunasi semua tagihan, maka kamu boleh mempergunakan kartu kredit untuk belanja bulanan.

4. Membayar zakat, infaq, sodaqoh atau perpuluhan dengan mengunakan kartu kredit.

Zakat, infaq dan sadaqoh adalah kewajiban kamu sebagai umat Muslim. Untuk umat Kristiani ada kewajiban perpuluhan sebesar 10%. Kewajiban sebaiknya dibayar lunas, apalagi kewajiban yang termasuk ke dalam perintah agama. Zakat, infaq dan sodaqoh baiknya dibayar dengan menyisihkan sedikitnya 2.5% dari penghasilan kamu, dan bukan dengan berutang. Adalah salah apabila kamu membayar zakat, infaq dan sadaqoh dengan berutang melalui kartu kredit. Tentunya kamu juga nggak mau rezeki kamu terutang alias seret bukan? Jadi jangan bayar zakat, infaq, sadaqoh atau perpuluhan dengan kartu kredit ya Sobat Arkana.

Sementara apabila kamu ingin mempergunakan kartu kredit untuk modal kerja karena kamu bekerja sebagai freelancer, atau membayar tiket pesawat karena promo-promo tertentu sehingga kamu akan mendapatkan harga yang lebih murah, maka hal ini sangat diperbolehkan. Yang terpenting adalah gunakan kartu kredit ini dengan bijak, dan ingatlah bahwa kartu kredit adalah kartu utang, bukan dana cadangan. So, Pastikan diri mu mengikuti tips di atas untuk mengatur penggunaan kartu kredit mu agar tidak terjerat utang dan buktikan hasil nya sendiri 🙂