pasar modal anjlok

Panduan Berinvestasi Saat Pasar Modal Anjlok / Market Crash

Perekonomian dunia saat ini sedang mengalami penurunan, yang juga menyebabkan pasar modal anjlok, yaitu menurunnya harga saham-saham di pasar modal secara drastis. Salah satu pemicunya adalah virus corona atau COVID-19 yang sedang menyebar di seluruh dunia menjadi pandemi global. Akibatnya, banyak kegiatan perekonomian dan proses produksi yang terhenti, ekspor impor pun tertahan. Iklim investasi juga menurun karena banyak investor memilih untuk menempatkan dana di safe haven yang tergolong lebih aman, seperti emas maupun US dollar. Dalam kondisi ini, ada beberapa hal yang perlu kita lakukan sebagai investor.

Baik wabah maupun anjloknya pasar modal bukan pertama kali terjadi di dunia. Oleh karena itu, kita bisa belajar dari pengalaman terdahulu dan melakukan penyesuaian tanpa harus panik. Berikut hal-hal yang bisa dilakukan pada saat pasar modal anjlok:

1. Mitigasi Risiko

Pastikan kamu punya cukup dana darurat, pertimbangkan untuk memiliki dana darurat hingga setahun pengeluaran kalau belum ada. Lakukan diversifikasi dengan memadukan beberapa jenis aset dalam portofolio. 

2. Tetap Berinvestasi Sesuai Tujuan

Investasi berkala dengan prinsip Dollar Cost Averaging cocok untuk tujuan jangka panjang atau lebih dari 5 tahun. Krisis seperti saat ini sebenarnya merupakan kesempatan untuk mendapat aset dengan fundamental bagus pada harga yang murah. 

3. Utamakan Likuiditas Tinggi dan Tidak Terlalu Fluktuatif

Hindari menempatkan dana yang akan digunakan dalam jangka pendek pada investasi yang sulit dicairkan atau nilainya fluktuatif. Jika ingin melakukan investasi, maka pastikan investasimu dilakukan untuk tujuan jangka panjang (>5 tahun). 

Nah, jika kamu sudah memiliki dana darurat dan proteksi yang cukup, tidak perlu panik dalam situasi saat ini. Investasi pada aset dengan fundamental baik akan tetap membuahkan hasil di jangka panjang. :)#