Apa sih pentingnya peranan wanita di perencanaan keuangan keluarga?

Perencanaan keuangan memang penting, namun lebih penting lagi bagaimana peranan wanita dalam keluarga. Memang tidak semua harus pandai mengatur keuangan, namun berikut adalah hal-hal penting yang membuat peran seorang wanita menjadi penting dalam perencanaan keuangan keluarga.

  1. Suami adalah kepala rumah tangga, Istri adalah leher rumah tangga

Ada peran maskulin, dan ada peran feminim. Peran maskulin adalah mencari uang untuk keluarga, dan peran feminism adalah menyayangi, melindungi dan mengurus anak-anak serta keluarga.

Pada kenyataanya, wanita bisa berganti peran dengan laki-laki, bahkan bersama sama mendapatkan penghasilan untuk kelangsungan hidup keluarga. Sehingga, peran wanita sebagai pendukung suami, sangat penting. Dan biasanya, kalau suami adalah kepala rumah tangga, maka istri adalah leher yang membantu, mendukung dan menyokong suami, agar bersama-sama dapat menjalankan kebutuhan rumah tangga.

  1. Perempuan lebih peka dengan kebutuhan-kebutuhan rumah tangga

Minyak yang bagus dan murah, deterjen yang terbaik, beras yang sudah habis, dan lain-lain, secara otomatis pasti lebih diketahui oleh wanita daripada laki-laki. Orang rumah pun akan lebih dahulu melapor pada Ibu, daripada ke Bapak. Hal ini membuat Perempuan rata-rata lebih peka pada kebutuhan rumah tangga, sehingga Perempuan bisa hanya tinggal menginformasikan pada laki-laki, akan kebutuhan rumah tangga. Dan biasanya, hal ini didasari juga atas insting keibuan, sehingga membuat peran Perempuan sangat penting dalam menjaga dan memenuhi apa saja yang menjadi kebutuhan keluarga.

  1. Perempuan lebih banyak memiliki intel dan support system yang mendukung

Jangan salah, intel dan support system yang dimaksud di sini adalah tukang sayur langganan dan tukang ayam atau daging langganan. Sehingga, apabila ada kenaikan harga barang sebelum diumumkan oleh pemerintah, biasanya istri atau wanita akan lebih dahulu tahu. Hal ini akan membuatnya mendapatkan berita lebih cepat, sebelum koran atau social media lain menyebarkan. Sehingga hal ini akan membuat ibu-ibu dan mama-mama lebih bersiap dalam menghadapi kenaikan harga, dan mengantisipasinya lebih cepat apabila hal itu akan terjadi.

  1. Strategic planner yang baik

Perencanaan keuangan butuh strategi yang baik agar setiap kebutuhan yang ada terpenuhi. Dan biasanya, yang ahli dalam melakukan ini, adalah Perempuan. Uang sekolah kakak, makan siang keluarga, kebutuhan tagihan lain, kalau tidak disiasati dengan baik, akan membuat penghasilan menjadi kurang terus menerus. Oleh sebab itu, Perempuan dituntut untuk menjadi seorang strategic planner yang baik, agar bisa memenuhi kebutuhan seluruh anggota keluarga tanpa menambah beban. Dalam hal ini, maka tidak heran apabila dibutuhkan pengaturan dan perencanaan keuangan yang baik, agar semuanya bisa terpenuhi.

Tidak selalunya Perempuan adalah sosok yang paling ahli dalam pengaturan keuangan. Bisa saja seorang Perempuan menjadi begitu boros dalam membelanjakan penghasilan karena tergoda belanja online dan promo-promo lucu.

Siapapun yang memegang pengaturan keuangan, baiknya memang ada kesepakatan bersama. Dan yang penting, ada tujuan keuangan bersama yang mendasari setiap pengeluaran. Mulailah dengan membuat pengaturan dan perencanaan keuangan, dan buatlah pos-pos keuangan. Lagipula, butuh kesepakatan bersama agar tujuan keuangan bersama bisa tercapai, bukan?

Namun jika kamu masih bingung bagaimana mengatur keuangan pribadi agar lebih terencana kamu dapat mengkonsultasikan nya terlebih dahulu bersama kami! 🙂