perbedaan investasi tabungan simpanan

Apakah kamu tahu perbedaan antara investasi, tabungan, dan simpanan?

Ternyata, salah satu penyebab besarnya kesalahan keuangan yang sering terjadi adalah tidak tahunya perbedaan investasi, tabungan, dan simpanan. Dari hasil riset kecil yang dilakukan Arkana, dari 30 orang hanya 2 loh yang bisa menyebutkan dengan benar apa bedanya simpanan dan tabungan. Dan hanya 8 orang yang bisa menjelaskan, investasi itu apa.

Untuk menghindari terjadinya kesalahan keuangan lebih lanjut, berikut adalah penjelasan sederhana perbedaan antara investasi, tabungan, dan simpanan.

1. Investasi
Investasi adalah suatu bentuk tabungan yang peruntukannya untuk jangka waktu yang lebih panjang. Biasanya sih ditempatkan pada instrument investasi yang bisa memberikan hasil imbal balik yang lebih besar dari bunga bank dan bunga deposito.

Ide awal dari investasi adalah untuk memenuhi kebutuhan hidup yang terus meningkat, mengejar inflasi, memenuhi tujuan keuangan, dan lain-lain tergantung kebutuhan masing-masing individu. Tanpa berinvestasi, uang yang kamu miliki tidak akan berkembang, malah tergerus oleh inflasi dan bunga administrasi. Namun bukan berarti investasi ini bisa bebas risiko ya. Ada risiko yang mengikuti, tapi jangan khawatir karena risiko ini bisa diminimalisir dengan perpanjangan waktu dan diversifikasi. Risiko dalam berinvestasi timbul akibat reaksi pasar tertentu pada instrumen investasi yang kamu pilih. Oleh karena itu, hasil imbal balik yang kamu dapatkan bisa bervariasi sesuai dengan bagaimana fluktuasi harga pasar yang terjadi saat ini.

2. Tabungan
Berbeda dengan simpanan, tabungan adalah rekening yang kamu pakai untuk menabung atau menyimpan uang, dan tidak dipakai untuk jangka waktu tertentu. Tapi bukan untuk investasi ya.

Atau dengan kata lain, aktivitas pemasukan uang ke dalam rekening ini lebih sering dibandingkan dengan pengeluaran yang terjadi. Misalnya kamu menerima bonus atau uang tambahan lain yang sifatnya nggak rutin di luar penghasilan rutin kamu alias gaji. Kalaupun terjadi pengeluaran, maka nilai nominalnya cenderung lebih kecil daripada pemasukan.

Biasanya tabungan ini memiliki jangka waktu tertentu, dan dipergunakan untuk memenuhi tujuan keuangan tertentu. Contoh untuk uang pakal masuk anak sekolah, dana traveling, dan lain-lain yang sifatnya jangka pendek. Jangka pendek yang dimaksud adalah untuk jangka waktu 1-3 tahun, atau bahkan hanya dalam hitungan beberapa bulan ke depan.

Penggunaan tabungan adalah untuk pengeluaran yang sudah direncanakan. Dana yang ditaruh memang sudah disisihkan dari simpanan, sehingga tidak akan mengganggu kebutuhan hidup pokok lainnya, yang sudah kamu alokasikan dalam simpanan. Tapi, boleh juga tabungan ini kamu pergunakan untuk dana darurat. Yang penting, terpisah atau dalam rekening yang berbeda dengan simpanan.

Perlu dipahami bahwa tabungan pun sebenarnya tidak lepas dari risiko, yaitu risiko inflasi yang akan menggerus nilai rupiah yang kamu miliki. Jadi jangan heran kalau kamu tidak lagi bisa membeli barang yang sama dengan harga yang sama di tahun mendatang.

3. Simpanan
Simpanan adalah uang yang kamu tempatkan dalam sebuah rekening, di mana pemasukan yang terjadi biasanya hanya satu kali dalam sebulan, namun kamu mempergunakan rekening tersebut untuk seluruh kebutuhan. Atau dengan kata lain, pemasukannya sekali, dan pengeluarannya sering. Seringnya pengeluaran ini tentunya tidak sekaligus, bisa kecil-kecil namun bisa beberapa kali. Dengan kata lain, simpanan adalah tempat penyimpanan sementara uang yang kamu dapatkan, untuk kemudian dipergunakan membayar kebutuhan sehari-hari, selama satu bulan, atau sampai uang itu habis.

Nah, sebaiknya rekening simpanan ini dipisah dengan rekening tabungan dan investasi, agar kamu nggak gampang tergoda untuk mempergunakan dana yang ada untuk kebutuhan lain yang sebenarnya nggak penting. Membedakan rekening untuk simpanan ini menjadi penting, karena dengan demikian kamu tahu rekening mana yang bisa dipergunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari dan mana yang untuk investasi atau kebutuhan yang lain.

Kalau kamu memiliki tujuan keuangan, akan lebih mudah mencapainya dengan melakukan investasi. Namun sebelum mulai berinvestasi, pahami dahulu risikonya dan kenali instrumen-intrumen investasi yang ada. Bila perlu, konsultasikan pada Arkana, agar kamu tidak salah berinvestasi dan hasil investasi yang kamu capai bisa lebih maksimal.