Investasi Saat Krisis

Sejak awal tahun 2020, pasar saham kita sedang turun terus. Bahkan, nilai IHSG sudah sampai di titik terendah sejak 2016 setelah COVID-19 dinyatakan sebagai pandemik oleh WHO dan ditetapkan sebagai bencana nasional di Indonesia. Lalu, apa rekomendasi investasi saat krisis yang harus kita lakukan pada saat seperti ini? Arkana merekomendasikan untuk tetap berinvestasi dengan metode Dollar Cost Averaging atau DCA. 

Investasi Saat Krisis dengan Metode Dollar Cost Averaging

Apa itu Dollar Cost Averaging (DCA) dan kenapa cocok untuk investasi saat krisis dan harga saham turun seperti saat ini? Beberapa pihak juga menyebut DCA sebagai Bamboo Investing, intinya membeli aset secara periodik di waktu – waktu tertentu tanpa memerhatikan harganya saat itu, bisa juga disebut dengan rutin berinvestasi.

Investasi bisa dilakukan sebulan sekali, setiap tanggal gajian kita rutin membeli saham atau reksadana tertentu tanpa peduli kalau harga sedang naik atau turun. Harga ini tidak masalah selama kita yakin dengan fundamental aset tersebut dan akan memberi keuntungan di target waktu tujuan keuangan kita, misalnya membeli saham untuk biaya kuliah anak yang akan digunakan 12 tahun dari sekarang. Dengan cara seperti ini, kita akan mendapat harga rata-rata dari semua pembelian secara berkala. Di waktu pencairan, diharapkan nilainya jauh lebih tinggi dari harga rata-rata beli. 

Ketika saat downtrend atau harga turun, ini merupakan jendela kesempatan kita untuk membeli dengan harga lebih murah, sehingga menurunkan harga rata-rata pembelian kita. Jika harga rata-rata beli kita semakin rendah dan proyeksi harga masa depannya tepat sesuai target, justru potensi keuntungan kita meningkat.

Yang perlu diperhatikan adalah kita yakin penurunan nilai ini cuma sementara, dan fundamental aset ini akan membawa nilainya kembali dan naik lebih tinggi lagi. Metode ini sangat cocok untuk aset dengan fluktuasi nilai tinggi dan tujuan investasi jangka panjang, karena memberi kesempatan untuk membeli lebih murah dan cukup waktu untuk bertumbuh di masa depan.