reksadana pasar uang

Salah satu jenis reksadana yang beredar di Indonesia adalah Reksadana Pasar Uang atau Money Market Funds. Reksadana pasar uang hanya melakukan investasi pada Efek bersifat Utang dengan jatuh tempo kurang dari 1 (satu) tahun. Tujuannya adalah untuk menjaga likuiditas dan pemeliharaan modal.

Sebelum membeli reksa dana pasar uang untuk investasimu, berikut adalah hal-hal yang harus kamu ketahui:

1. Berisi deposito, sertifikat Bank Indonesia, dan obligasi (surat utang) jangka pendek

Keuntungan yang diperoleh sudah dipastikan dari hasil imbal balik deposito berjangka maupun kupon yang akan dibayarkan dari obligasi terpilih.

 

2. Risiko terendah dengan hasil imbal balik yang lebih besar dari bunga deposito

Karena berinventasi di pasar uang berisikan surat-surat berharga yang sudah terukur dan cenderung stabil dalam pergerakannya. hal tersebut memiliki risiko yang hampir tidak ada alias paling aman. Dan karena tidak hanya berisikan deposito, maka hasil imbal balik yang diterima bisa lebih besar dari bunga deposito sehingga akan lebih menguntungkan.

 

3. Murah dan terjangkau

Jumlah dana yang dikeluarkan untuk reksadana jenis ini relatif kecil yaitu mulai dari Rp. 100.000. Hal tersebut jauh lebih terjangkau daripada menginvestasikan dana secara langsung dalam bentuk deposito atau ORI, yang membatasi minimal investasi mulai dari Rp 5.000.000.

Selain itu, pajak yang dikenakan jauh lebih kecil daripada pajak deposito, sehingga nasabah bisa mendapatkan keuntungan yang lebih maksimal daripada menyimpan langsung ke deposito itu sendiri.

 

Baca Juga:
Jenis-jenis Reksadana, Mana Yang Lebih Tepat Untuk Investasi Anda?

 

4. Cocok untuk investasi jangka pendek atau dana darurat

Reksadana pasar uang ini sangat cocok untuk investor pemula. Hal ini dapat memberikan hasil imbal balik yang pasti dengan investasi jangka pendek antara 1-2 tahun, atau untuk dana darurat.

jika ingin berinvestasi lebih dari 3 tahun, maka sebaiknya berinvestasi di reksadana yang sedikit lebih agresif, agar dapat memberikan hasil imbal balik yang lebih menarik dan menguntungkan daripada reksadana pasar uang.

 

5. Fleksibel dan liquid

Tidak seperti deposito atau ORI, tidak ada jangka waktu khusus atau keharusan dalam membeli dan menjual reksadana pasar uang, tidak ada penalti atau biaya tambahan jika sewaktu-waktu dicairkan.

Karena fleksibilitas tersebut, reksadana pasar uang bersifat likuid atau mudah dicairkan. Dana akan kembali ke rekening Anda dalam jangka waktu 1-3 hari kerja, tergantung kebijakan dan regulasi perusahaan penjual reksadana.

Untuk investor pemula, reksadana pasar uang adalah pilihan yang tepat. Namun, apabila Anda mengharapkan hasil imbal balik yang lebih tinggi, dengan tujuan keuangan yang ,memiliki jangka waktu yang lebih dari 3 tahun, maka reksadana pendapatan tetap atau reksadana campuran adalah pilihan yang lebih tepat.