tips menabung untuk liburan ke luar negeri

Pengen deh foto di tempat-tempat terkenal yang suka muncul di Instagram pas lagi pusing kerja. Gimana caranya menabung untuk liburan ke luar negeri tanpa mengganggu kesehatan keuangan? Budget dana liburan bisa dikeluarkan antara 10%-15% dari penghasilan bulananmu. Kalau lebih dari itu, sebaiknya kamu evaluasi kembali cash flow atau memundurkan waktu liburan sampai tabungan atau investasi kamu mencukupi.

liburan ke luar negeri

Kalau kamu memiliki budget liburan yang pas-pasan tapi tetap ingin liburan yang nggak biasa, kamu bisa melakukan investasi terlebih dahulu agar kamu bisa tetap berliburan tanpa mengganggu keuangan kamu. Berikut contoh produk investasi yang bisa kamu gunakan dalam menabung untuk liburan ke luar negeri:

  1. P2P lending
    Untuk kamu yang ingin traveling dengan jangka waktu kurang dari 2 tahun, kamu bisa memilih p2p lending sebagai pilihan instrumen investasi kamu. Ada 2 pilihan yang bisa kamu lakukan, yaitu dengan lump sum atau berinvestasi sekaligus dan mendapatkan hasilnya, atau dengan mencicil. Besarannya berapa, bisa kamu tentukan sendiri sesuai dengan hasil akhir yang kamu butuhkan. Dan biasanya kalau investasi dengan p2p lending ini, kamu akan dengan mudah tahu berapa hasil akhir yang nantinya akan kamu dapatkan.
  1. Reksadana
    Reksadana ada banyak macamnya. Ada reksadana pasar uang, pendapatan tetap, campuran dan reksadana saham yang bisa menjadi pilihan dengan berbagai manfaat dari reksadana. Kalau kamu nggak punya uang lump sum, maka reksadana bisa menjadi pilihan yang tepat untuk kamu menabung dengan investasi. Tapi perhatikan baik baik. Tidak semua reksadana cocok untuk investasi jangka pendek, dan tidak semua reksadana cocok untuk investasi jangka panjang.Kalau kamu mengharapkan hasil imbal balik yang besar dan aman, sebaik kamu berinvestasi di reksadana saham dengan catatan waktu yang dibutuhkan lebih dari 5 tahun. Kelebihan dari reksadana itu sendiri sudah ada diversifikasi dalam produk keuangannya, sehingga bisa dikategorikan lebih aman dari segi resiko.
  1. Saham
    Kalau kamu tertarik untuk berinvestasi di saham, kamu harus paham bahwa hasil imbal balik yang baik membutuhkan waktu dan saham hanya cocok untuk investasi di atas 5 tahun. Ada 2 keuntungan yang bisa kamu dapatkan dari saham, yaitu kenaikan harga saham itu sendiri dan pembagian deviden atau keuntungan perusahaan.Kalau kamu punya dana terbatas, tetapi kamu ingin liburan ke luar negeri yang jauh dan mahal seperti negara-negara Eropa, kamu bisa mulai menabung di saham. Karena imbal balik yang bisa kamu dapatkan jauh lebih besar dibanding kalau kamu berinvestasi di produk keuangan lain.

Jadi lebih kebayang kan, gimana caranya menabung untuk liburan ke luar negeri, biar bisa foto pakai yukata khas Jepang dengan latar belakang Gunung Fuji? Kalau kamu masih bingung menentukan produk investasi mana yang sesuai dengan kebutuhanmu, yuk tanya langsung pada perencana keuangan di Arkana, agar kamu bisa mengatur keuangan dengan lebih baik.